Tuesday, February 17, 2015

Found (not so ) New Prophet.

Bukan, saya bukan sedang menantang para selebtwit/twat atau para begawan di luar sana dengan memberi judul tulisan saya ini " Found ( not so ) New Prophet ". Tentu saya tidak seberani itu. Judul ini semata mata karena saya pribadi menyukainya untuk alasan saya pribadi, dan saya berniat membaginya dalam semesta dunia maya raya.

Saya adalah silent reader dalam hiruk pikuk keramaian jagad kicauan "twitter". Saya lebih banyak menyimak, ( tersenyum ), dan kemudian mencari berita berita terkait dalam gadget saya. Meskipun list following saya relatif tidak banyak, dan follower saya juga kebanyakan bot marketing, tapi saya merasa sangat terbantu dengan kicauan dari akun akun yang saya ikuti.

Kenapa demikian ? Karena mereka seru dan rajin twitwar memberi perspektif baru kepada saya.

Salah satunya adalah akun  kamen  yang rajin saya ikuti setiap hari. Apakah kicauannya penting ? Terkadang. Kamen tidak selalu membenarkan issue issue terbaru meskipun keseluruhan circlenya mengamini dengan seksama. Jadi apa yang menarik ? Tunggu dulu, biarkan saya berpikir keras mengenai sisi menarik  cerdas akun ini.

Saya yakin, ada satu hal yang paling di butuhkan oleh segenap umat manusia, baik level pejabat yang belakangan ini sering kelahi ataupun selebritis, selebtwit, kantoran, travel blogger, sosialita , atau yang gak ngapa ngapain sekalipun. Pasti banyak yang menebak kebutuhan itu adalah cinta, pekerjaan, keluarga atau malah eternal enemy ? . Hampir benar, karena dari semua hal hal penting yang saya sebutkan tadi, ada satu intisari dari semuanya : kepastian. Kalau sudah cinta biasanya berlanjut minta kepastian, ya toh ?

Lalu apa hubungan kepastian dan akun  kamen ini ? Yup, karena itulah yang sebenarnya menjadi kekuatan beliau. KEPASTIAN. Berikan kasus apapun kepada kamen dan dia akan menjawabnya dengan journal  hasil pengolahan data yang bisa di percaya keakuratan kepastiannya. Dan karena keahlian memberikan kepastian inilah, maka saya menganggapnya nabi baru, well setidaknya untuk saya.

Sebelum berfikir untuk menyanggah kalimat saya di atas, biarkan saya berargumen dengan dua pilihan dalam kehidupan nyata :


Taruhlah, umpamanya, anda sedang mengembangkan bisnis atau mencoba start up bisnis baru, pasti banyak pertimbangan yang harus anda kalkulasi. Bagaimana membaca prospek, bagaimana strategi marketing, pertimbangan biaya dan sebagainya dan sebagainya. Di tengah kebimbangan tersebut, anda memutuskan menemui seorang ( bukan nama sebenarnya ) Kamen Eden, tokoh agama terkemuka, di segani, dan juga mengklaim di kenal banyak membantu kesuksesan para pebisnis. Menurut cerita yang beredar, kewajiban etis bila ingin di bantu adalah memberi donasi ( dalam jumlah banyak ) kepada Kamen Eden dan yayasannya tersebut. Menurut cerita loh ya. 

Saya yakin, tidak ada yang mau di anggap berkurang kewarasannya bila memakai jalan via kamen eden ini. Apalagi bila anda warga twitland, bisa di bully geng sini sono ples segala sirkelnya selama tujuh hari tujuh malam.

Lain halnya jika anda memutuskan untuk menyimak twit  kamen, karena segala sesuatu adalah data yang bila di olah dengan benar dengan cara (di) sederhana (kan), maka start up maupun expansi bisnis adalah sebuah kepastian, keniscayaan. Tidak percaya ? Ini sains loh, analisis terstruktur, dan terbukti selama ratusan tahun. Setiap multinasyenel maupun global company memakai merketing intelijen dan menerapkan kaidah ilmu statistik sebelum melempar produk ke pasaran. Dan karena keakuratannya, maka perusahaan perusahaan rela mengeluarkan dana besar untuk membayar jasa ini. Perkara teknisnya sih, jatohnya ke ilmu marketing yang lain yang tidak akan saya bahas di postingan pertama ini.

Kalau ujung ujungnya bisa memberikan kepastian dalam keuntungan bisnis, patutlah saya sebut nabi. 

Tertarik berbisnis dan ingin membuat start up yang jitu? Yuk rame rame belajar dari beliau. Perkara mengerti pembahasannya atau tidak sih, urusan nantilah ya. Karena seperti kata Alm. Bob Sadino mengenai bisnis : yang penting jalani saja dulu. 




4 comments:

  1. Mommy Rapunzel, bikin di wattpad ajaa ,, jadi bisa dibaca para ebooker spt akuu,, hihi

    ReplyDelete
  2. Nanti kalau sudah banyak tulisannya ya . Masih banyak ide ide lama yang dulu belum ( berani ) di tulis.

    ReplyDelete
  3. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  4. baca sambil cengar-cengir... buru-buru pengin follow si @kamen karena picess butuh "KEPASTIAN" ulalllaaaaa.... :D

    ReplyDelete